Belajar HTML Dasar Part 15: Tutorial HTML Dasar (Finish)

Berikut adalah rangkuman kode program sebuah halaman HTML. Ketiklah kode berikut dan save sebagai finish.html

Contoh rangkuman tag dasar html:

1
2
3
4
5
6
7
8
9
10
11
12
13
14
15
16
17
18
19
20
21
22
23
24
25
26
27
28
29
30
31
32
33
34
35
36
37
38
39
40
41
42
43
44
45
46
47
48
49
50
51
52
53
54
55
56
57
58
59
60
61
62
63
64
65
66
67
68
69
70
71
72
73
74
75
76
77
78
79
80
81
82
83
84
85
86
87
88
89
90
91
<!DOCTYPE html>
<html>
<head>
   <title>Summary HTML Dasar</title>
</head>
<body>
<!-- Akhirnya... Sebuah Halaman HTML Lengkap -->
<h1>Belajar HTML Dasar</h1>
<p> Ini <strong>adalah</strong> sebuah <em>paragraf</em> </p>
<!-- tag link -->
<p>Saya sedang belajar HTML dari
<a href="http://www.duniailkom.com" target="_blank">Duniailkom</a>
dan akan terbuka pada tab baru</p>
<!-- tag image -->
<img alt="gambar koala" src="koala.jpg" />
<!-- tag list -->
<h2>Daftar Belanjaan</h2>
<ol>
   <li>Minyak Goreng</li>
   <li>Sabun Mandi</li>
   <li>Deterjen</li>
   <li>Shampoo</li>
   <li>Obat Nyamuk</li>
</ol>
<!-- tag table -->
<table border="1">
<tr>
   <td>Baris 1, Kolom 1</td>
   <td>Baris 1, Kolom 2</td>
   <td>Baris 1, Kolom 3</td>
</tr>
<tr>
   <td>Baris 2, Kolom 1</td>
   <td>Baris 2, Kolom 2</td>
   <td> Baris 2, Kolom 3</td>
</tr>
<tr>
   <td> Baris 3, Kolom 1</td>
   <td> Baris 3, Kolom 2</td>
   <td> Baris 3, Kolom 3</td>
</tr>
<tr>
   <td> Baris 4, Kolom 1</td>
   <td> Baris 4, Kolom 2</td>
   <td> Baris 4, Kolom 3</td>
</tr>
</table>
<br/>
<!-- tag form -->
<form action="finish.html" method="get">
  
   Nama: <input type="text" name="nama" value="Nama Kamu" />
   <br />
   Password: <input type="password" name="password" />
   <br />
   Jenis Kelamin :
   <input type="radio" name="jenis_kelamin" value="laki-laki" checked/>
   Laki - Laki
   <input type="radio" name="jenis_kelamin" value="perempuan" />
   Perempuan
   <br />
   Hobi:
     <input type="checkbox" name="hobi_baca" /> Membaca Buku
     <input type="checkbox" name="hobi_nulis" checked /> Menulis
     <input type="checkbox" name="hobi_mancing" /> Memancing
   <br />
   Asal Kota:
   <select name="asal_kota" >
     <option value="Kota Jakarta"> Jakarta</option>
     <option>Bandung</option>
     <option value="Kota Semarang" selected>Semarang</option>
   </select>
   <br />
   Komentar Anda:
   <textarea name="komentar" rows="5" cols="20">
   Silahkan katakan isi hati anda</textarea>
   <br />
   <input type="submit" value="Mulai Proses!" >
</body>
</html>

Tutorial HTML Dasar (Finish)

Jika anda telah mempelajari Tutorial Belajar HTML dari part 1 sampai part 14, seluruh kode HTML ini dapat dimengerti dengan mudah.

Walaupun kita telah mempelajari seluruh tag-tag umum dalam HTML, namun HTML masih menyimpan banyak tag-tag lain untuk kebutuhan yang lebih khusus. HTML juga makin berkembang dengan hadirnya HTML5.

Iklan

Belajar HTML Dasar Part 14 : Cara Membuat Form di HTML (tag form)

Penggunaan form hanya menggunakan HTML saja tidak akan terlalu berguna. Form biasanya hanya berupa interface yang disediakan untuk mengumpulkan data dari user, dan akan diproses dengan bahasa pemograman web seperti JavaScript atau PHP, dan disimpan di dalam tabel MySQL. Untuk pembahasan lebih lanjut, saya akan menjelaskannya pada tutorial tentang PHPdan JavaScript.

Tag dasar yang akan kita gunakan untuk membuat form di HTML adalah tag form, input, textarea, select dan option.


Pengertian tag <form>

Sebuah form dalam HTML harus berada di dalam tag form, yang diawali dengan <form> dan diakhiri dengan </form>. Tag form akan membutuhkan beberapa atribut untuk dapat berfungsi dengan seharusnya.

Atribut pertama adalah action, yang berfungsi untuk menjelaskan kemana data form akan dikirimkan. Biasanya nilai dari atribut action ini adalah alamat dari sebuah halaman PHP yang digunakan untuk memproses isi data form.

Atribut kedua adalah method, yang berfungsi untuk menjelaskan bagaimana data isian form akan dikirim oleh web browser. Nilai dari atribut method ini bisa berupa get atau post.

Perbedaan method get dan method post adalah, jika kita mengisi atribut method dengan get(dimana ini adalah nilai default seandainya atribut method tidak ditulis) maka isian form akan terlihat pada url browserMethod get ini biasanya digunakan untuk query pencarian. Method postbiasanya digunakan untuk data yang lebih sensitif seperti yang berisi password, atau registrasi user. Data hasil form tidak akan terlihat pada browser.

Struktur dasar form akan terlihat sebagai berikut:

<form action="prosesdata.php" method="post">
   ...isi form...
</form>

Mengenal tag <input>

Tag input merupakan tag paling banyak digunakan di dalam form dan memiliki banyak bentuk, mulai dari isian text biasa, text passwordcheckbox, radio, sampai dengan tombol submit, semuanya dalam bentuk tag <input>.

Bentuk-bentuk dari keluarga tag input ini dibedakan berdasarkan atribut type:

  • <input type=”text” /> atau bisa juga <input /> adalah textbox inputan biasa yang menerima input berupa text, contohnya digunakan untuk inputan namausername, dan inputan yang berupa text pendek. Input type text ini juga bisa memiliki atribut value yang bisa diisi nilai tampilan awal dari text
  • <input type=”password” /> dalam tampilannya sama dengan type text, namun teks yang diinput tidak akan terlihat, akan berupa bintang atau bulatan. Biasanya hanya digunakan untuk inputan yang sensitif seperti password.
  • <input type=”checkbox” /> adalah inputan berupa checkbox yang dapat diceklist atau di centang oleh user. User dapat memilih atau tidak memilih checkbox ini. Type checkboxmemiliki atribut checked yang jika ditulis atau diisi dengan nilai checked, akan membuat chexkbox langsung terpilih pada saat pertama kali halaman ditampilkan. Contoh inputan checkbox berupa hobi, yang oleh user dapat dipilih beberapa hobi.
  • <input type=”radio” /> mirip dengan checkbox, namun user hanya bisa memilih satu diantara pilihan group radio. Type radio ini berada dalam suatu grup dan user hanya bisa memilih salah satunya. Contoh inputan type radio adalah jenis kelamin.
  • <input type=”submit” /> akan menampilkan tombol untuk memproses form. Biasanya diletakkan pada baris terakhir dari form. Atribut value jika diisi akan membuat text tombol submit berubah sesuai inputan nilai value.
Perhatikan juga bahwa seperti tag <img> dan <br>, tag <input> juga merupakan tag yang berdiri sendiri dan tidak membutuhkan penutup tag.

Mengenal tag <textarea>

Tag textarea pada dasarnya sama dengan input type text, namun lebih besar dan dapat berisi banyak baris. Panjang dan banyak baris untuk text area di atur melalui atribut rows dan cols, atau melalui CSS.

Contoh penggunaan textarea adalah sebagai berikut:

<textarea rows="5" cols="20">
    Text yang diisi dapat mencapai banyak baris
</textarea>

Elemen yang berada diantara tag textarea akan ditampilkan sebagai text awal dari form.


Mengenal tag <select>

Tag select digunakan untuk inputan yang telah tersedia nilainya, dan user hanya dapat memilih dari nilai yang ada. Tag select digunakan bersama-sama dengan tag option untuk membuat box pilihan.

Contoh penggunaan tag select adalah sebagai berikut:

<select>
    <option>Pilihan 1</option>
    <option>Pilihan 2</option>
    <option value="pilihan ketiga">Pilihan 3</option>
</select>

Ketika form dikirim untuk diproses, nilai dari tag <option> akan dikirimkan. Nilai ini adalah berupa text diantara tag option, kecuali jika kita memberikan atribut value. Jika atribut value berisi nilai, maka nilai value-lah yang akan dikirim. Ada atau tidaknya atribut value ini tidak akan tampak dalam tampilan form.

Tag select memiliki atribut selected yang dapat ditambahkan agar tag select berisi nilai awal. Contoh penggunaanya adalah sebagai berikut:

<select>
    <option>Pilihan 1</option>
    <option>Pilihan 2</option>
    <option value="pilihan ketiga" selected>Pilihan 3</option>
</select>

Mengenal Atribut: Name

Setiap tag inputan di dalam form harus ditambahkan atribut name agar dapat diproses oleh web server nantinya. Di dalam halaman proses (yang biasanya berupa bahasa PHP atau ASP), nilai dari atribut name inilah yang akan menjadi variabel form. Contoh pemakaiannya adalah sebagai berikut:

<input type="text" name="username">
<input type="text" name="email">

Kedua input diatas akan tampak sama persis, namun pada saat pemrosesan data, masing-masing akan dibedakan menurut atribut name.


Akhirnya, Sebuah Form Utuh

Merangkum seluruh tag form HTML yang telah kita bahas diatas, maka saatnya untuk membuat sebuah form HTML. Silahkan buka text editor, dan tuliskan kode HTML berikut, lalu save sebagai formulir.html

Contoh penggunaan tag form:

1
2
3
4
5
6
7
8
9
10
11
12
13
14
15
16
17
18
19
20
21
22
23
24
25
26
27
28
29
30
31
32
33
34
35
36
37
38
39
40
41
42
43
44
45
<!DOCTYPE html>
<html>
<head>
   <title>Belajar Membuat Form </title>
</head>
<body>
<form action=" formulir.html" method="get">
Nama: <input type="text" name="nama" value="Nama Kamu" />
<br />
Password: <input type="password" name="password" />
<br />
Jenis Kelamin :
<input type="radio" name="jenis_kelamin" value="laki-laki" checked />
Laki - Laki
<input type="radio" name="jenis_kelamin" value="perempuan" />
Perempuan
<br />
Hobi: <input type="checkbox" name="hobi_baca" /> Membaca Buku
      <input type="checkbox" name="hobi_nulis" checked /> Menulis
      <input type="checkbox" name="hobi_mancing" /> Memancing
<br />
Asal Kota:
 <select name="asal_kota" >
     <option value="Kota Jakarta"> Jakarta</option>
     <option>Bandung</option>
    <option value="Kota Semarang" selected>Semarang</option>
 </select>
<br />
Komentar Anda:
<textarea name="komentar" rows="5" cols="20">
Silahkan katakan isi hati anda
</textarea>
<br />
<input type="submit" value="Mulai Proses!" >
</form>
</body>
</html>

Cara Membuat Form di HTML (tag form)

Terlepas dari tampilan yang kurang rapi, kita telah membuat sebuah form utuh (tampilan form dapat diubah dengan mudah menggunakan CSS). Perhatikan bahwa untuk atribut target saya mengisinya dengan: formulir.html dan atribut method dengan nilai get, sehingga pada saat anda klik kombol mulai proses, perhatikan perubahan pada alamat address bar browser, akan tampil tambahan seperti berikut:

file:///D:/BelajarHTML/formulir.html?nama=Andi&password=rahasia
&jenis_kelamin=laki-laki&hobi_nulis=on&asal_kota=Bandung
&komentar=Sudah+mahir+html

Jika diperhatikan dengan lebih lanjut, semua isian form tampak terlihat dari baris ini (karena method form kita set menjadi get) setiap nilai dibatasi dengan karakter dan (&) sedangkan spasi di ubah menjadi karakter tambah (+)

Pembuatan form tampak sedikit rumit, namun ini sepadan dengan kemampuannya untuk menampung data yang berharga dari user kita. Dalam tutorial lainnya kita akan membahas tentang cara memproses inputan form ini dengan bahasa pemograman PHP.

Belajar HTML Dasar Part 13: Cara Membuat Komentar di HTML

Cara Membuat Komentar di HTML

Untuk membuat komentar di HTML, kita menggunakan awalan <!– dan penutup –>. Agar lebih mudah dipahami, langsung saja kita simak dalam bentuk contoh. Silahkan tulis kode HTMLberikut dan save sebagai komentar.html

Contoh penggunaan tag komentar HTML:

1
2
3
4
5
6
7
8
9
10
11
<!DOCTYPE html >
<html>
<head>
   <title>Belajar Tag Komentar (comment)</title>
</head>
<body>
   <!-- <p>Ini berada di dalam tag komentar,
           dan tidak akan tampil di browser</p> -->
   <p>Ini bukan komentar, dan akan tampil di browser</p>
</body>
</html>

Dari contoh dapat dilihat bahwa tag pembuka komentar adalah  <!– dan tag penutup –>.

Tag komentar ini juga akan berlaku selama belum di temukan tag penutup. Contohnya dapat dilihat dari kode berikut:

1
2
3
4
5
6
7
8
9
10
11
12
13
14
15
16
<!DOCTYPE html>
<html>
<head>
   <title>Belajar Tag Komentar (comment)</title>
</head>
<body>
   <!-- <p>Ini berada di dalam tag komentar,
           dan tidak akan tampil di browser</p>
   <p>Ini juga tidak tampil di browser</p>
    -->
   <p>Ini bukan komentar, dan akan tampil di browser</p>
   <!--<p>Ini juga tidak tampil di browser</p> -->
</body>
</html>

Cara Menambahkan komentar di HTML

Selain sebagai pengingat atau catatan, tag komentar juga akan berguna untuk membuat sebagian isi web tidak tampil untuk sementara. hal ini sangat berguna jika kita ingin mencoba berbagai tampilan kode HTML yang akan dibuat, tetapi tidak ingin menghapus kode sebelumnya.

Belajar HTML Dasar Part 12: Cara Membuat tabel di HTML (tag table)

Cara Membuat Tabel HTML dengan tag <table>, <tr> dan <td>

Untuk membuat tabel di HTML, kita membutuhkan setidaknya 3 tag, yaitu tag <table>, tag <tr>,dan tag <td>:

  • Tag <table> digunakan untuk memulai tabel
  • Tag <tr> adalah singkatan dari table row, digunakan untuk membuat baris dari tabel.
  • Tag <td> adalah singkatan dari table data, digunakan untuk menginput data ke tabel.

Agar lebih jelas, kita akan langsung menggunakan contoh kode HTML:

Contoh penggunaan tag <table>:

1
2
3
4
5
6
7
8
9
10
11
12
13
14
15
16
17
18
19
20
21
22
23
24
25
26
27
28
29
30
31
<!DOCTYPE html>
<html>
<head>
   <title>Penggunaan Tag Tabel</title>
</head>
<body>
<h1>Belajar Tag Tabel</h1>
<table border="1">
    <tr>
        <td>Baris 1, Kolom 1</td>
        <td>Baris 1, Kolom 2</td>
        <td>Baris 1, Kolom 3</td>
    </tr>
    <tr>
        <td>Baris 2, Kolom 1</td>
        <td>Baris 2, Kolom 2</td>
        <td> Baris 2, Kolom 3</td>
    </tr>
    <tr>
        <td> Baris 3, Kolom 1</td>
        <td> Baris 3, Kolom 2</td>
        <td> Baris 3, Kolom 3</td>
    </tr>
    <tr>
        <td> Baris 4, Kolom 1</td>
        <td> Baris 4, Kolom 2</td>
        <td> Baris 4, Kolom 3</td>
    </tr>
</table>
</body>
</html>

Cara Membuat tabel di HTML (tag table)

Perhatikan bahwa pada tag <table> kita memberikan atribut border. Atribut border digunakan untuk memberikan nilai garis tepi dari tabel. Nilai ini dalam ukuran pixelborder=”1”, berarti kita mengistruksikan kepada web browser bahwa tabel tersebut akan memiliki garis tepi sebesar 1 pixel. Jika tidak ditambahkan, secara default tabel tidak memiliki garis tepi.

Belajar HTML Dasar Part 11: Cara Menambahkan Gambar di HTML (tag image)

Atribut src dalam tag <img>

Atribut src adalah singkatan dari source, merupakan atribut yang berisi alamat dari gambar yang akan ditampilkan. Alamat ini bisa relatif atau absolute. (perbedaan tentang alamat relatif dan alamat absolute telah kita bahas pada Belajar HTML: Cara Membuat link di HTML).

Untuk contoh kode HTML tentang image ini, sediakan sebuah gambar yang akan digunakan sebagai tampilan, dan tempatkan gambar tersebut ke dalam satu folder dengan halaman contoh. Gambar dapat berupa JPEG, PNG, maupun GIF.

Pada contoh dibawah ini saya menggunakan sebuah gambar koala.jpg yang berada dalam satu folder dengan halaman HTML saat ini. Savelah sebagai img.html

Contoh penggunaan tag <img>:

1
2
3
4
5
6
7
8
9
10
<!DOCTYPE html>
<html>
<head>
   <title>Penggunaan Tag Image</title>
</head>
<body>
   <h1>Belajar Tag Gambar</h1>
   <img src="koala.jpg" />
</body>
</html>

Perhatikan bahwa tag <img> tidak memiliki elemen, sehingga langsung ditutup dengan />

Cara Menambahkan Gambar di HTML

Hati-hati dengan penulisan atribut src, sering gambar gagal tampil karena kita salah ketik atribut src menjadi “scr”.

Atribut alt dalam tag <img>

Tag image juga memiliki atribut penting lainnya, yaitu alt

Atribut alt adalah singkatan dari alternative description, dimana alt digunakan untuk keterangan dari gambar jika gambar tersebut gagal ditampilkan oleh browser. Atau jika web broser telah disetting untuk tidak menampilkan gambar.

Contoh penggunaan atribut alt pada tag <img>: 

1
2
3
4
5
6
7
8
9
10
<!DOCTYPE html>
<html>
<head>
   <title>Penggunaan Tag Image</title>
</head>
<body>
   <h1>Belajar Tag Gambar</h1>
   <img alt="gambar koala" src="koala.jpg"/>
</body>
</html>
Atribut alt juga berperan penting untuk mesin pencari seperti Google. Karena cara kerja google yang meng-index seluruh situs dengan memproses tulisan yang ada, Google ‘tidak mengerti’ isi dari gambar tanpa bantuan deskripsi yang ditulis dalam atribut alt. Hal ini menambah pentingnya menambahkan atribut alt.

Atribut width dan height dalam tag <img>

Atribut lainnya membolehkan kita untuk menentukan besar dari gambar yang ditampilkan, yaitu width dan height.

Contoh penggunaan atribut width dan height pada tag <img>:

1
2
3
4
5
6
7
8
9
10
<!DOCTYPE html>
<html>
<head>
   <title>Penggunaan Tag Image</title>
</head>
<body>
   <h1>Belajar Tag Gambar</h1>
   <img alt="Gambar Koala" src="koala.jpg" height="200" width="100" />
</body>
</html>

Cara Menambahkan Gambar di HTML Width

Pada penggunaan tag image diatas, gambar terlihat tidak proporsional, hal ini karena penggunaan atribut width dan height ‘memaksa‘ gambar untuk tampil dengan nilai yang kita tetapkan.

Untuk mempertahankan proporsi gambar, namun tetap membuat gambar menjadi besar/kecil, cantumkan hanya salah satu atribut saja (width saja atau height saja, namun tidak keduanya). Misalkan jika kita menetapkan atribut width=300px (tanpa mencantumkan height), maka web browser akan menampilkan gambar dengan lebar 300px, dan menghitung secara otomatis tinggi gambar agar gambar tetap proporsional.

Belajar HTML Dasar Part 10: Cara Membuat link di HTML (tag a)

Cara Membuat link di HTML

Tujuan kata Hypertext dari HTML adalah membuat sebuah text yang ketika di-klik akan pindah ke halaman lainnya. HTML menggunakan tag <a>untuk keperluan ini.

Link ditulis dengan <a> yang merupakan singkatan cari anchor (jangkar). Setiap tag <a> setidaknya memiliki sebuah atribut href. Dimana href berisi alamat yang dituju (href adalah singkatan dari hypertext reference).

Agar lebih jelas, kita akan lihat menggunakan contoh. Silahkan buka text editor dan buat kode seperti dibawah ini.

Contoh penggunaan tag link <a>:

1
2
3
4
5
6
7
8
9
10
11
<!DOCTYPE html>
<html>
<head>
  <title>Penggunaan Tag Link </title>
</head>
<body>
  <h1>Belajar Tag Link</h1>
  <p>Saya sedang belajar HTML dari
  <a href="http://www.duniailkom.com">Duniailkom</a></p>
</body>
</html>

Cara Membuat link di HTML


Alamat Absolute dan Alamat Relatif

Pada contoh diatas kita menuliskan alamat link secara lengkap dengan bagian “http://www.”. Penulisan seperti ini disebut juga dengan external link, yang berarti kita membuat link ke alamat lain di internet, atau lebih dikenal dengan: alamat absolut.

Alamat absolut adalah penulisan alamat file dengan menyertakan nama website, seperti: href=”http://www.duniailkom.com/belajar_html.html”, atau href=”http://www.wikipedia.org”.

Namun jika kita ingin membuat link di dalam situs yang sama, maka tidak perlu menyebutkan alamat lengkap tersebut. Tetapi cukup mencantumkan alamat file yang dituju relatif kepada file saat ini. Jenis alamat ini disebut alamat relatif.

Sebagai contoh alamat relatif, apabila kita ingin membuat link kepada file hello.html pada folder yang sama dengan file saat ini, maka atribut hrefnya, berisi: href=”hello.html”. Berikut adalah kode HTMLnya:

Contoh penggunaan tag link <a> untuk alamat relatif:

1
2
3
4
5
6
7
8
9
10
<!DOCTYPE html>
<html>
<head>
  <title>Penggunaan Tag Link </title>
</head>
<body>
  <h1>Belajar Tag Link</h1>
  <p>Halaman HTML pertama saya adalah <a href="hello.html">Hello</a></p>
</body>
</html>

Cara Membuat link di HTML Relative

Alamat absolute ditulis dengan lengkap, seperti http://www.duniailkom.com, atau jika kita merujuk kepada halaman tertentu, menjadi http://www.duniailkom.com/nama_halaman.html.

Alamat relatif maksudnya adalah relatif kepada file tempat kita memanggil link ini. Seandainya nama file kita adalah belajar_link.html, dan dalam folder yang sama terdapat halaman belajar_list.html, kita dapat menggunakan href=”belajar_list.html” untuk membuat link ke halaman belajar_list.html .

Jika file tersebut berada di dalam folder lagi_belajar, maka alamat relatifnya menjadi href=”lagi_belajar/belajar_list.html”. Namun bagaimana jika halaman tersebut berada 2 tingkat di luar folder saat ini? Kita dapat menggunakan href=”../../belajar_list.html”, untuk naik 2 folder diatasnya.


Atribut tag <a>: target

Atribut penting lainnya dari tag <a> adalah target. Atribut ini digunakan untuk menentukan apakah link yang dituju terbuka di jendela browser saat ini, atau terbuka di jendela baru.

Secara default, setiap link yang kita tulis akan terbuka pada jendela yang sama (menimpa halaman web saat ini). Tetapi apabila kita ingin halaman tersebut terbuka pada tab baru, gunakan atribut target=”_blank”.

Contoh penggunaan tag link <a> dengan atribut target:

1
2
3
4
5
6
7
8
9
10
11
<!DOCTYPE html>
<html>
<head>
<title>Penggunaan Tag Link </title>
</head>
<body>
<h1>Belajar Tag Link</h1>
<p>Saya sedang belajar html dari <a href="http://www.duniailkom.com"
target="_blank">Duniailkom</a> dan akan terbuka pada tab baru</p>
</body>
</html>

Cara Membuat link di HTML 3

Belajar HTML Dasar Part 9: Cara Membuat Daftar/List di HTML (tag ol, ul dan li)

Cara Membuat Daftar/List di HTML

Dalam HTML, tag list terdiri dari 2 jenis, ordered list (berurutan) dan unordered list (tidak berurutan). Ordered list akan ditampilkan dengan angka atau huruf, sedangkan unordered listdengan bulatan atau kotak.

Ordered list menggunakan tag <ol>, dan unordered list menggunakan tag <ul>, sedangkan untuk list sendiri menggunakan tag <li>. Penjelasan ini akan lebih mudah jika menggunakan contoh.

Berikut adalah contoh kode HTML untuk membuat ordered list menggunakan tag<ol>:

1
2
3
4
5
6
7
8
9
10
11
12
13
14
15
16
<!DOCTYPE html>
<html>
<head>
  <title>penggunaan tag list </title>
</head>
<body>
  <h1>daftar belanjaan</h1>
  <ol>
  <li>minyak goreng</li>
    <li>sabun mandi</li>
    <li>deterjen</li>
    <li>shampoo</li>
    <li>obat nyamuk</li>
  </ol>
</body>
</html>

Membuat Daftar Ordered List di HTML


Untuk membuat unordered list, tinggal ganti tag <ol> menjadi <ul>.

Berikut adalah contoh kode HTML untuk membuat unordered list menggunakan tag<ul>:

1
2
3
4
5
6
7
8
9
10
11
12
13
14
15
16
<!DOCTYPE html>
<html>
<head>
  <title>penggunaan tag list </title>
</head>
<body>
  <h1>daftar belanjaan</h1>
  <ul>
    <li>minyak goreng</li>
    <li>sabun mandi</li>
    <li>deterjen</li>
    <li>shampoo</li>
    <li>obat nyamuk</li>
  </ul>
</body>
</html>

Membuat Daftar Unordered List di HTMLPenggunaan tag list pada HTML tidak hanya untuk membuat daftar saja. Dengan CSS, tag list dapat digunakan untuk membuat menu navigasi di dalam halaman web, seperti menu home, contact us, dll. Tag list juga dapat digunakan untuk nested list, atau list bersarang, yang artinya sebuah list yang berada di dalam list lainnya.

Di dalam HTML, selain ordered list dan unordered list, terdapat 1 lagi jenis list, yaitu description list. Pembahasan tentang description list akan kita bahas dalam tutorial HTML Lanjutan: Cara Membuat Description List dalam HTML (tag dl, dt dan dd).

Belajar HTML Dasar Part 8: Cara Membuat Judul / Heading di HTML (tag h1)

Cara Membuat Judul (heading) di HTML

HTML menyediakan tag khusus untuk membuat judul atau di dalam HTML lebih di kenal dengan istilah: headingHeading dirancang terpisah dari paragraf. Tag Heading biasanya digunakan untuk judul dari paragraf, atau bagian dari text yang merupakan judul.

Tag heading di dalam HTML terdiri dari 6 tingkatan, yaitu <h1>, <h2>, <h3>, <h4>, <h5>, dan <h6>. Tag heading secara default akan ditampilkan oleh web browser dengan huruf tebal (bold). Tampilan dari tag header juga dibuat bertingkat. Tag header <h1> memiliki ukuran huruf paling besar, sedangkan <h6> terkecil.

Berikut adalah contoh penggunaan tag heading di dalam HTML:

1
2
3
4
5
6
7
8
9
10
11
12
13
14
<!DOCTYPE html>
<html>
<head>
  <title>penggunaan tag heading</title>
</head>
<body>
  <h1>ini adalah judul dengan h1 </h1>
  <h2>ini adalah judul dengan h2 </h2>
  <h3>ini adalah judul dengan h3 </h3>
  <h4>ini adalah judul dengan h4 </h4>
  <h5>ini adalah judul dengan h5 </h5>
  <h6>ini adalah judul dengan h6 </h6>
</body>
</html>

Cara Membuat Judul di HTML
Biasanya dalam sebuah halaman akan ada hanya 1 tag <h1>, dan beberapa tag <h2> dan <h3> dengan beberapa tag <p>. Berikut adalah contoh struktur artikel HTML sederhana dengan menggunakan tag <p> dan beberapa tag heading:

1
2
3
4
5
6
7
8
9
10
11
12
13
14
15
<!DOCTYPE html>
<html>
<head>
  <title>Belajar HTML Dasar</title>
</head>
<body>
  <h1>Judul Artikel</h1>
  <p>.....pembahasan artikel.....</p>
    <h2>Sub Judul Artikel 1</h2>
    <p>.....pembahasan sub artikel 1.....</p>
    <h2>Sub Judul Artikel 2</h2>
    <p>.....pembahasan sub artikel 2.1.....</p>
      <h2>Sub Sub Judul Artikel 2.1</h2>
      <p>.....pembahasan sub sub artikel 2.1.....</p>
</body>

Dengan menggunakan beberapa tag heading dan paragraf, kita bisa membuat struktur sederhana konten HTML.

Search Engine seperti Google akan memberikan nilai lebih untuk heading. Biasanya semakin tinggi tingkat heading, semakin tinggi pula penekanan search engine. Tag <h1> dianggap lebih bernilai dari pada <h2>. Tag <h1> umumnya digunakan untuk judul sebuah konten / artikel, sehingga dianggap dapat mewakili keseluruhan artikel.

Belajar HTML Dasar Part 7: Cara Membuat Paragraf di HTML (tag p)

Untuk memahami cara pembuatan paragraf di dalam HTML, kita akan menggunakan contoh struktur HTML yang dibuat pada tutorial sebelum ini, dan menambahkan beberapa text. Silahkan buka kembali text editor, lalu ketikkan kode berikut:

Contoh penggunaan tag paragraf:

1
2
3
4
5
6
7
8
9
10
<!DOCTYPE html>
<html>
<head>
  <title>Title dari Websiteku</title>
</head>
<body>
  Ini adalah paragraf pertama
  Ini adalah paragraf kedua
</body>
</html>

Save sebagai paragraf.html, lalu jalankan di web browser.

Cara Membuat Paragraf di HTML

Kita akan melihat bahwa paragraf tersebut tidaklah berada pada baris berbeda, namun berada pada satu baris yang sama. Dalam HTML, spasi akan diabaikan, termasuk jika kita merubahnya menjadi :

Contoh penggunaan tag paragraf 2:

1
2
3
4
5
6
7
8
9
<!DOCTYPE html>
<html>
<head>
  <title>Title dari Websiteku</title>
</head>
<body>
  Ini adalah paragraf pertama        Ini adalah paragraf kedua
</body>
</html>

Kita harus memberi tahu web browser bahwa kedua kalimat itu harus terpisah. Dan bahwa masing-masing kalimat itu adalah sebuah paragraf.


Tag Paragraf (<p>)

HTML menyediakan tag khusus untuk membuat paragraf. Penulisannya menggunakan huruf p, sebagai berikut : <p>. Mari kita revisi contoh kode HTML sebelumnya, dan menambahkan tag <p>.

Contoh penggunaan tag paragraf 3:

1
2
3
4
5
6
7
8
9
10
<!DOCTYPE html>
<html>
<head>
  <title>title dari websiteku</title>
</head>
<body>
  <p>ini adalah paragraf pertama</p>
  <p>ini adalah paragraf kedua</p>
</body>
</html>

Cara Membuat Paragraf di HTML 1

Maka kali ini kita akan melihat bahwa kedua paragraf itu sudah berada pada posisi masing-masing. Setiap tag paragraf, web browser akan memberikan spasi antar paragraf.


Tag Break (<br>)

Cara lain untuk memisahkan kedua paragraf adalah dengan menggunakan tag <br> (br singkatan dari break).

Contoh penggunaan tag <br>:

1
2
3
4
5
6
7
8
9
10
11
<!DOCTYPE html>
<html>
<head>
  <title>title dari websiteku</title>
</head>
<body>
  ini adalah paragraf pertama
  <br />
  ini adalah paragraf kedua
</body>
</html>

Jika kode HTML diatas dijalankan, maka hasilnya hampir sama dengan menggunakan tag <p>. Namun pemisahan paragraf menggunakan tag <br> bukanlah untuk membuat paragraf. Tag <br>berfungsi untuk memisahkan sebuah bagian text dengan text lain. Jika yang kita butuhkan adalah struktur paragraf, maka gunakan tag <p>.

Perhatikan penulisan tag <br>, tag break adalah salah satu dari beberapa tag yang tidak memiliki tag penutup, dan bisa ditulis sebagai<br > atau <br />. Penulisan <br /> merupakan bawaan dari xHTML yang dianggap lebih rapi. Namun dalam standar HTML5, penulisan <br> maupun <br /> tetap dianggap valid.

Tag untuk penebalan dan garis miring (<em> dan <strong>)

Di dalam sebuah paragraf, kadang kita perlu untuk membuat penekanan pada kata-kata tertentu. Penekanan ini bisa dilakukan dengan menebalkan kata, atau dengan garis miring.

Tag emphasis (penekanan) terdiri dari 2 tag, <em> untuk emphasis, dan <strong> untuk strong emphasis.

Pada umumnya web browser akan menampilkan <em> sebagai garis miring, dan <strong>dengan penebalan huruf.

Contoh penggunaan tag <em> dan <strong>:

1
2
3
4
5
6
7
8
9
10
<!DOCTYPE html>
<html>
<head>
  <title>title dari websiteku</title>
</head>
<body>
  <p>ini adalah kalimat <em>pertama</em>,
  sedangkan ini adalah kalimat <strong>kedua</strong></p>
</body>
</html>

Cara penggunaan tag em dan strong

Walaupun tanda spasi tidak akan dianggap dalam HTML, namun untuk membuat kode HTML, menjorokkan (indent) beberapa baris dalam suatu tag akan membuat kode mudah dibaca.

Kita juga akan menemukan bahwa HTML memiliki tag <i> (italic) untuk memiringkan huruf, dan <b> (bold) untuk menebalkan huruf. Pakar HTML yang mendukung pemisahan konten dengan tampilan tidak menyarankan menggunakan tag <i> dan <b>, karena kedua tag ini akan mempengaruhi tampilan dari HTML.Tampilan halaman web seharusnya di tangani oleh CSS, bukan di dalam kode HTML. Pada xHTML, tag <i> dan <b> sudah dianggap usang dan tidak akan dipakai lagi, namun dalam spesifikasi HTML5, tag <i> dan <b> kembali dianggap relevan.

Pembahasan lebih jauh tentang cara penulisan dan cara men-format text dalam HTML, akan dibahas secara lebih detail pada tutorial HTML Lanjutan: Tag dan Atribut untuk Pembuatan Text dan Format Text HTML

Belajar HTML Dasar Part 6: Cara Membuat Struktur Dasar HTML

Struktur Dasar HTML

Setiap halaman HTML setidaknya memiliki struktur dasar yang terdiri dari : Tag DTD atau DOCTYPE, tag html, tag head, dan tag body. Inilah yang merupakan struktur paling dasar dari HTML, walaupun HTML tidak hanya berisi struktur tersebut.

Agar lebih mudah memahaminya, silahkan buka text editor (Notepad++), lalu ketikkan kode berikut ini:

Contoh struktur dasar HTML:

1
2
3
4
5
6
7
8
9
<!DOCTYPE html>
  <html>
  <head>
    <title>Title dari Websiteku</title>
  </head>
<body>
   <p>Selamat Pagi Dunia, Hello World!</p>
</body>
</html>

Save sebagai halaman.html dan jalankan file dengan cara double klik file tersebut, atau klik kanan –> Open With –> Firefox. Kita akan membahas tag-tag yang ditulis tersebut pada tutorial kali ini.

Mengenal Struktur Dasar HTML


Pengertian DTD atau DOCTYPE

Tag paling awal dari contoh HTML diatas adalah DTD atau DOCTYPEDTD adalah singkatan dari Document Type Declaration. Yang berfungsi untuk memberi tahu kepada web browser bahwa dokumen yang akan diproses adalah HTML.

DTD memiliki banyak versi tergantung kepada versi HTML yang digunakan. Pada contoh diatas, saya menggunakan DTD versi HTML 5. Sebelum HTML 5, DTD terdiri dari text panjang yang hampir mustahil dihafal. Contohnya, DTD untuk xHTML 1.0 adalah:

<!DOCTYPE html PUBLIC "-//W3C//DTD XHTML 1.0 Strict//EN"
"http://www.w3.org/TR/xhtml1/DTD/xhtml1-strict.dtd">

Jika kita tidak menuliskan DTD, browser akan tetap menampilkan dan memproses halaman web kita seperti tidak terjadi apa-apa. Namun browser sebenarnya menjalankan halaman HTMLtersebut pada mode khusus yang disebut quirk mode.

Pada quirk mode, web browser menerjemahkan halaman web (terutama kode CSS) sedikit berbeda dari seharusnya. Ini karena web browser menganggap bahwa ketika DTD tidak ditemuka, halaman tersebut kemungkinan besar merupakan halaman web usang. Agar halaman ‘usang’ ini tetap tampil baik, web browser perlu menggunakan aturan-aturan yang berbeda, yakni: quirk mode.

Cara untuk mengetahui apakah web browser berjalan pada quirk mode atau standard mode lebih mudah jika menggunakan web browser Mozilla Firefox. Pada Firefox, klik kanan pada halaman web, lalu pilih Page Info. Pada bagian Render Mode akan terlihat apakah quirk mode, atau standard mode.

Perbedaan quirk mode dan standard mode HTML

Penjelasan lebih jauh tentang doctype atau DTD akan kita bahas dalam tutorial HTML5: Pengertian dan cara penulisan doctype pada HTML5.


Tag <html>

Setelah DTD, tag berikutnya adalah tag <html>.

Ini adalah tag pembuka dari keseluruhan halaman web. Semua kode HTML harus berada di dalam tag ini. Tag html dimulai dengan <html> dan diakhiri dengan </html>


Tag <head>

Elemen pada tag <head> umumnya akan berisi berbagai definisi halaman, seperti kode CSSJavaScript, dan kode-kode lainnya yang tidak tampil di browser.

Tag <title> dalam contoh kita sebelumnya digunakan untuk menampilkan title dari sebuah halaman web. Title ini biasanya ditampilkan pada bagian paling atas web browser. Contohnya pada tampilan halaman.html, ‘Title dari Websiteku’ akan ditampilkan pada tab browser.


Tag <body>

Tag <body> akan berisi semua elemen yang akan tampil dalam halaman web, seperti paragraf, tabel, link, gambar, dll. Tag body ini ditutup dengan </body>. Sebagian besar waktu kita dalam merancang web akan dihabiskan di dalam tag <body> ini.

Perhatikan bahwa setiap tag akan diakhiri dengan penutup tag. Termasuk <html> yang merupakan tag paling awal dari sebuah halaman web.